Dokter Rumah Sakit Jiwa bertanya kepada seorang pasiennya:" bagaimana Anda bisa masuk ke Rumah sakit jiwa?
Pasien menjawab : "Karena hubungan keluarga".
Dokter bingung : kok bisa?
Pasien menjelaskan : "Beberapa tahun yang lalu, saya menikah dengan seorang janda, dan dia memiliki putri berusia sekitar dua puluh tahunan.
Kemudian, ayah saya merayu anak tiri saya dan menikah, Anak tiri saya menjadi ibu tiri saya dan ayah saya menjadi menantu saya
Dua tahun kemudian, istri saya melahirkan anak saya, dia adalah adik dari ibu tiri saya, sehingga anak saya memanggil saya ayah, tapi saya bisa juga memanggil anak saya paman!
Beberapa bulan kemudian, anak tiri saya dan ayah saya memiliki seorang putra, dia saudara saya, tapi dia harus memanggil saya kakek.
Pada saat yang sama, saya adalah suami dari istri saya, istri saya adalah ibu dari ibu tiri saya, yaitu nenek saya, jadi saya adalah kakek untuk saya sendiri.
Otak saya jadi koplak tidak kuat memikirkan kerumitan itu dok....!!
Dokter : -____- *&^%%$#
Paima borngin on marhaujungon tu manogot ni ari, huendehon ma jolo sada lagu nauli "UJU SI NAUJUI,,,,,,,,,,"
Molo huingot sude akka naung salfui, gabe merasa tarhatotong do au. Alana kenyataan jauh dari prediksi, angan-angan melenceng dari pangidoan. Inna roha hian naujui, ikkon tarsongon bittang ma iba saonari , hape lak margambo-gambo ma iba tong di arena panderitaan i. Ue tahe dabagian,,, Sai nirippu do boi sipangido, hape ikkon sadalan do nasib dohot parejekian dohot parngoluan. Manang pe,,,, Atik na sotikkina dope ro ari nabinsar i, ni paima ma jolo 10 taon nai bah, Atik beha disi arina,,, Sabar,,, sabar,,, hingga larut malam,,,, sambil menunggu subuh tiba,,,
https://parhutaballon.blogspot.in/
BalasHapushttp://t.co/GxcyW5sQPB